Sejarah Terlengkap Kabupaten Karanganyar

Kabupaten Karanganyar terletak di Provinsi Jawa Tengah. Jika Anda pernah berkunjung ke kota Solo, kabupaten ini berada di sekitar kota tersebut. Seperti halnya dengan kabupaten lainnya, Karanganyar memiliki sejarah tersendiri. Kabupaten yang berada dalam jarak 14 km dari arah timur Kota Surakarta ini memiliki cerita unik tersendiri. Cikal bakal daerah yang sekarang bernama kabupaten Karanganyar merupakan peninggalan dari Nyi Ageng Karang atau Raden Ayu Diponegoro. Berikut sejarah terlengkapnya.

Foto alun-alaun karanganyar Tahun 2000an

Asal-usul Nama Kabupaten Karanganyar

Sebagai salah satu kabupaten yang ternama di Jawa Tengah, nama Karanganyar memang memiliki sejarah tersendiri. Nama Kabupaten Karanganyar telah dicetuskan oleh Raden Mas Said. Ia sendiri lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Sambernyawa. Kabupaten Karanganyar telah resmi berdiri pada tanggal 19 April 1945 atau tepatnya sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

Nama “ Karang “ sendiri merupakan nama kecil dari Raden Ayu Sulbiyah. Konon, Karanganyar dulunya adalah sebuah nama dukuh kecil yang berada di Kasunanan Surakarta pada saat pemerintahan Sri Pakubuwono II. Adanya perjanjian Giyanti pada kala itu membuat pembagian Kerajaan Mataram menjadi dua bagian wilayah. Sebagian wilayah masuk dalam Kasunanan Surakarta dan sebagiannya lagi masuk ke dalam Kasultanan Yogyakarta.

Karanganyar sendiri masuk dalam wilayah Kasultanan Yogyakarta karena terletak di daerah Sukowati bagian Selatan. Pada masa itu, pangeran yang berkuasaa adalah Sri Sultan Hamengkubuwono I atau yang lebih terkenal dengan sebutan Pangeran Mangkubumi.

Karanganyar sendiri dibentuk dari 3 buah suku kata yang memiliki arti masing-masing. Ka merupakan kependekan dari “Kawibawaning dipun gayuh” dalam bahasa Jawa yang berarti kewibawaan yang telah dicita-citakan. Kemudian, Rang adalah “ Rangkepaning lahir bathin pulung lan wahyuning sampun turun-temurun”. Artinya adalah rangkapnya lahir serta batin, pulung dan wahyunya telah turun. Terakhir, Anyar adalah “Badhenampi perjanjian anyar utawa enggal winisudha jumeneng Mangkunegoro I”. Ini berarti akan menerima sebuah perjanjian baru yang telah diangkat menjadi Mangkunegoro I.

Kabupaten Karangnyar sendiri telah dibagi menjadi 3 buah kawedanan dan 14 wilayah kecamatan. Hal tersebut telah dibagi pada tahun 1923 berdasarkan sebuah Rijksblaad Mangkoenegaran. 3 Kawedanan tersebut adalah Kawedanan Karanganyar, Kawedanan Jumapolo, serta Kawedanan Karangpandan. 3 Kawedanan tersebut membawahi 14 kecamatan. Beberapa buah kecamatan diantaraya adalah Kecamatan Tawangmangu, kecamatan Tugu, ecamatan Ngargoyoso, Kecamatan Jatipuro, Kecamatan Karanganyar, dan masih banyak lagi Kecamatan lainnya.

Nyi Ageng Karang yang merupakan asal-usul dari nama Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu nama yang terkenang oleh masyarakat sekitar Karanganyar. Kini, setiap Hari Ulang Tahun Kabupaten Karanganyar Muspida di daerah tersebut berziarah ke Makam Nyi Ageng Karang.
Itulah sedikit cerita mengenai sejarah dari Kabupaten Karanganyar yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Dengan mengetahui sejarah dari kabupaten ini, diharapkan semua masyarakat Karanganyar dapat meneruskan perjuangan dari para pendahulunya.

Rekomendasi:

Bagaimana Menurutmu ? "Sejarah Terlengkap Kabupaten Karanganyar"

Post a Comment