Bawa Nama Karanganyar ke Kancah Dunia : Santriwati asal Jatiyoso raih penghargaan Internasional di Tiga Negara


Berangkat dari Jatiyoso, kawasan di lereng Gunung Lawu, Mutmainah
atau yang akrab disapa Inna berhasil membawa nama Kabupaten Karanganyar ke forum
internasional. Santriwati asal Jatiyoso tersebut menjadi salah satu delegasi dari Jawa Tengah
dalam International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6.

Konferensi internasional tersebut mengangkat tema “Disconnected Generation: Faith,
Technology and the Crisis of Modern Muslim Youth”, yang membahas berbagai persoalan
generasi muda Muslim di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kehidupan modern.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Inna bersama tim berhasil meraih The 3rd Best Group
serta 1st best Color Pictures dalam fun game. Pencapaian tersebut menjadi pengalaman
sekaligus kebanggaan tersendiri karena diraih dalam sebuah forum yang mempertemukan
santri dan pelajar dari berbagai latar belakang.

Keikutsertaan dalam ICSM Batch 6 juga membawa Inna menjalani pengalaman internasional
di tiga negara, yaitu Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Kesempatan tersebut tentu tidak diraih dengan mudah. Dari ratusan atau bahkan ribuan
peserta yang mendaftarkan diri, hanya sebagian yang berhasil lolos melewati seleksi yang
sangat ketat. Dan Inna menjadi salah satu peserta yang berhasil melewati seleksi tersebut

Bagi Inna, kesempatan tersebut bukan sekadar perjalanan ke luar negeri. Pengalaman itu
menjadi pembuktian bahwa latar belakang dari daerah bukanlah batas untuk memiliki mimpi
dan berkiprah di tingkat internasional.

“Saya sangat bersyukur dan masih seperti mimpi mendapatkan kesempatan untuk menjadi
bagian dari International Conference Santri Mendunia. Berangkat dari Jatiyoso, dari lereng
Gunung Lawu, saya tidak pernah menyangka bisa terbang ke forum internasional seperti ini,”
ungkap Inna.




Menurutnya, tema yang diangkat dalam konferensi tersebut juga sangat dekat dengan kondisi
generasi muda saat ini. Perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan, tetapi di
sisi lain menghadirkan tantangan bagi kehidupan spiritual, mental, dan sosial generasi muda.

Melalui forum tersebut, Inna tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik dan
internasional, tetapi juga kesempatan untuk bertemu, berdiskusi, dan bertukar gagasan
dengan peserta dari berbagai daerah dan negara.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi motivasi bagi santri dan generasi muda di
daerah, khususnya di Karanganyar, untuk berani mengambil kesempatan, mengembangkan
potensi, dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas.

“Semoga ini bisa menjadi motivasi bagi teman-teman santri dan pemuda di daerah. Kita
boleh berasal dari desa dan tinggal di lereng gunung, tetapi mimpi kita tidak harus kecil. Dari
sini pun kita bisa melangkah dan membawa nama Indonesia ke dunia,” tuturnya.

Profil Singkat

Nama: Mutmainah (Inna)
Asal: Karangsari, Kec.Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa
Forum: International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 6
Tema: Disconnected Generation: Faith, Technology and the Crisis of Modern Muslim Youth
Negara yang dikunjungi: Malaysia, Singapura, dan Thailand
Penghargaan: The 3rd Best Group

Posting Komentar untuk "Bawa Nama Karanganyar ke Kancah Dunia : Santriwati asal Jatiyoso raih penghargaan Internasional di Tiga Negara"