5 Tahap Mengubah Passion Menjadi Karir Yang Menjanjikan

Lakukan apa yang kamu cintai, dan cintai apa yang kamu lakukan. Ini adalah ungkapan klise yang cenderung diabaikan orang. Karena itu, tidak mengherankan kalau 70% karyawan di seluruh dunia benar-benar membenci pekerjaan mereka.


Orang cenderung mengambil pekerjaan yang mereka benci karena mereka yakin bahwa itu hanya untuk sementara. Setelah itu bisa ditebak, tahun demi tahun berlalu tanpa sekali pun merasa bahagia, terjebak dalam pekerjaan yang salah, dan bekerja untuk orang yang salah.

Perlu diingat, salah satu hal yang paling membuat frustasi dalam hidup adalah menyadari bahwa kamu melakukan pekerjaan yang sama sekali tidak membuatmu bergairah. Padahal faktanya, malas dengan apa yang kamu lakukan tidak hanya harus dihindari, namun juga bisa merusak tubuh.

Satu hal yang tidak banyak disadari orang adalah, ada kebahagiaan yang bisa ditemukan dalam pekerjaan apapun. Bahkan kalau mau, sebuah hobi atau passion bisa kamu ubah menjadi sebuah pekerjaan. Namun tentu saja, semua itu tidak pernah lepas dari yang namanya resiko. Mendirikan start up misalnya, itu adalah keputusan yang menakutkan.

Jadi apa yang harus kamu lakukan untuk mengurangi kekhawatiran itu? Berikut ini adalah lima langkah cerdas untuk mengubah passion menjadi sebuah pekerjaan pasti:

1. Temukan minat yang paling membuatmu bahagia

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah menemukan apa yang paling kamu sukai. Hobi apa yang benar-benar sering kamu lakukan? Apa kamu suka menggambar? Suka menyanyi? Melakukan kegiatan di luar ruangan? Atau, apakah kamu tipe orang yang hanya mencintai teknologi baru?

2. Tingkatkan hal menyenangkan tersebut

Setelah menemukan passion-mu, hal selanjutnya adalah mengasah keterampilan tersebut. Ini tidak akan terasa berat karena kamu benar-benar menyukainya, bahkan jika harus mengeluarkan sejumlah uang. Misalnya kamu suka melakukan yoga, maka mungkin kamu harus mengikuti pelatihan khusus. Selama itu berpotensi menjadikanmu seorang profesional yoga, pasti kamu mau melakukannya, kan?

3. Pelajari peluang dan persaingan

Selanjutnya, kamu harus menemukan orang-orang yang mempunyai passion sama denganmu. Ini sangat penting, terutama jika kamu berencana membangun sebuah bisnis. Jadi, jangan harap orang lain akan menemukanmu jika kamu tidak terlebih dahulu menemukan mereka.
Selain peluang, kamu juga harus melihat persaingan yang ada. Karena kamu ingin membangun karir secara individu, maka memahami strategi para pesaing sangat dibutuhkan untuk mempersiapkan diri dengan lebih baik.

4. Buat rencana yang matang untuk memperkenalkan diri

Bagaimana cara yang tepat untuk memperkenalkan dirimu pada dunia? Salah satu alasan umum mengapa seseorang gagal dalam berkarir adalah kurangnya perencanaan. Jika kamu berencana memulai sesuatu yang kecil, hal terbaik yang bisa kamu lakukan adalah jangan meninggalkan pekerjaanmu yang sekarang. Dengan begitu, kamu tetap dalam posisi aman dan memperoleh penghasilan stabil selama membangun impianmu.

5. Terimalah saran dan belajar dari kegagalan

Sangat normal terjadi kegagalan saat pertama kali membangun karir. Yang terpenting adalah mempelajari kesalahan tersebut dan berpikiran terbuka. Dengan begitu, kamu bisa meningkatkan peluang untuk berkarir dengan passion-mu.

Namun perlu diingat, dua hal di atas (mempelajari kesalahan dan berpikiran terbuka) hanya bisa dilakukan dengan tekad dan komitmen. Hasil akhir akan bervariasi tergantung dari situasi, peluang, dan faktor-faktor lain yang tidak terlihat.

Jadi, haruskah kekhawatiran akan kegagalan menghentikan rencanamu untuk membangun hidup melalui passion? Tentu saja tidak. Kamu harus selalu ingat bahwa ada hal yang lebih buruk pada pekerjaan yang sekarang. Bisakah kamu membayangkan tetap seperti itu sampai 10 tahun ke depan?

Keluarlah dari rutinitas pekerjaan membosankan itu dan bangun karir melalui passion-mu sendiri!


Penulis / Editor : Amanes Marsoum

Belum ada Komentar untuk "5 Tahap Mengubah Passion Menjadi Karir Yang Menjanjikan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel atas

Iklan dalam artikel

Iklan Bawah Artikel