Nama Buah dalam Bahasa Jawa dan Artinya

Arane Woh-Wohan ing Basa Jawa

Dalam bahasa Jawa, istilah woh-wohan berarti buah-buahan. Mengetahui nama buah dalam bahasa Jawa bukan hanya penting untuk memperkaya kosakata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan bahasa dan budaya Jawa yang diwariskan secara turun-temurun.

Dalam kehidupan sehari-hari, masyarakat Jawa sering menggunakan istilah lokal untuk menyebut buah, baik dalam percakapan, tembang, peribahasa, maupun tradisi lisan. Oleh karena itu, memahami arane woh-wohan ing basa Jawa membantu kita mengenal cara pandang masyarakat Jawa terhadap alam dan hasil bumi.


Artikel ini menyajikan daftar nama buah dalam bahasa Jawa beserta artinya dalam bahasa Indonesia, dilengkapi penjelasan singkat dan contoh penggunaan agar lebih mudah dipahami.


Apa yang Dimaksud Woh-Wohan dalam Bahasa Jawa

Woh-wohan adalah istilah dalam bahasa Jawa yang merujuk pada segala jenis buah-buahan. Kata woh berarti buah, sedangkan woh-wohan menunjukkan bentuk jamak atau kumpulan buah.

Dalam budaya Jawa, buah tidak hanya dipandang sebagai makanan, tetapi juga memiliki makna simbolik, misalnya dalam selamatan, sesaji, dan upacara adat tertentu.


Daftar Nama Buah dalam Bahasa Jawa dan Artinya

1. Gedhang

Artinya: Pisang
Contoh: Gedhang raja iku rasane manis lan empuk.

2. Pelem

Artinya: Mangga
Contoh: Wit pelem ing mburi omah wis awoh.

3. Nangka

Artinya: Nangka
Contoh: Nangka enom biasane digawe gudeg.

4. Semangka

Artinya: Semangka
Contoh: Semangka luwih enak dipangan nalika adhem.

5. Timun

Artinya: Mentimun
Contoh: Timun kerep digunakake kanggo lalapan.

6. Jambu

Artinya: Jambu
Contoh: Jambu kluthuk kuwi akeh wijine.

7. Duren

Artinya: Durian
Contoh: Duren iku duweni ambu sing khas.

8. Rambutan

Artinya: Rambutan
Contoh: Rambutan wis mateng yen kulite abang.

9. Salak

Artinya: Salak
Contoh: Salak pondhoh misuwur saka Yogyakarta.

10. Sirsak

Artinya: Sirsak
Contoh: Sirsak rasane asem legi.


Peran Nama Buah dalam Budaya Jawa

Dalam budaya Jawa, buah sering digunakan dalam berbagai kegiatan tradisional, seperti selamatan, sesaji, tembang Jawa, serta sebagai simbol kesuburan dan rezeki. Penggunaan istilah lokal untuk buah mencerminkan kedekatan masyarakat Jawa dengan alam dan hasil bumi.


Pentingnya Melestarikan Kosakata Bahasa Jawa

Di era modern, penggunaan bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari mulai berkurang, terutama di kalangan generasi muda. Dengan mempelajari dan menggunakan kembali istilah seperti arane woh-wohan, kita ikut menjaga agar bahasa Jawa tetap hidup dan relevan.

Melestarikan bahasa bukan berarti menolak modernitas, melainkan menjaga identitas budaya agar tidak hilang oleh waktu.


Penutup

Demikian daftar nama buah dalam bahasa Jawa dan artinya yang dapat dijadikan referensi belajar bahasa Jawa dan pengenalan budaya lokal. Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan tentang kekayaan bahasa Jawa.

Silakan membaca artikel terkait lainnya di Intanpari.com untuk memperdalam pengetahuan tentang kosakata dan budaya Jawa.

1 komentar untuk "Nama Buah dalam Bahasa Jawa dan Artinya"

Lowongan Kerja

๐Ÿงต Lowongan Kerja Terbaru

Memuat lowongan...

๐Ÿ” Lihat Semua Lowongan

๐Ÿ“ Kirim Postingan Tamu

Punya berita, opini, atau tulisan menarik tentang Karanganyar? Kami membuka kesempatan bagi pembaca untuk menjadi penulis tamu di Intanpari.com.

  • Tulisan asli, bukan hasil salin tempel
  • Topik seputar Karanganyar, UMKM, wisata, komunitas, atau inspirasi lokal, dan Info Lowongan Kerja
  • Minimal 300 kata

✉️ Kirim Artikel via Email