Wujud Nyata Kepedulian, Kemenag Karanganyar Gotong Royong Bedah Rumah Guru Madrasah melalui Program ASTAPROTAS
KARANGANYAR – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Pada Selasa (10/2/2026), Kemenag Karanganyar menggelar kegiatan gotong royong bedah rumah yang melibatkan puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN) lintas seksi dan satuan kerja.
Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Penyuluh Agama, hingga Seksi Pendidikan Madrasah (Penma). Seluruh peserta bahu-membahu membantu renovasi rumah salah satu pejuang pendidikan di Bumi Intanpari, yakni Bapak Ahmad Zarkowi, S.Pd., guru TPA dan Madrasah yang tinggal di Dusun Rotogondang RT 4/5, Desa Girilayu, Kecamatan Matesih.
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Kemenag Karanganyar. Apel dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Karanganyar, Dr. H. Hidayat Maskur, S.Ag., M.S.I. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa peran ASN Kemenag tidak hanya sebatas pelayanan administratif, tetapi juga pengabdian sosial yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan hari ini merupakan bagian dari program berkelanjutan Kemenag Karanganyar. Saya minta seluruh jajaran tetap mengutamakan keselamatan, baik dalam perjalanan maupun saat bekerja di lokasi. Jaga kekompakan, karena aksi ini adalah wujud nyata kehadiran kita dalam memberikan pelayanan yang melampaui batas dinding kantor,” tegasnya.
Usai apel, rombongan bertolak menuju lokasi kegiatan di lereng Gunung Lawu dengan menempuh perjalanan sekitar 20 menit menggunakan kendaraan roda dua dan roda empat. Setibanya di Desa Girilayu, tim melakukan koordinasi teknis di halaman masjid setempat sebelum memulai pekerjaan.
Koordinator lapangan, Bapak Ihsan, memberikan arahan terkait pembagian tugas, manajemen waktu, serta aspek keselamatan kerja. Kegiatan kemudian diawali dengan doa bersama agar seluruh proses berjalan lancar dan membawa keberkahan.
Para ASN yang sehari-hari berkutat dengan layanan publik tampak sigap saat membongkar atap rumah. Semangat kerja cak-cek dan wat-wet—istilah lokal untuk kerja cepat dan cekatan—terlihat jelas selama proses berlangsung.
Dalam waktu kurang lebih dua jam, seluruh bagian atap rumah mulai dari genteng, reng, usuk, hingga kerangka kap rumah berhasil dibongkar dengan aman dan rapi.
“Alhamdulillah, semua berjalan lancar tanpa kendala berarti. Kecepatan kerja hari ini adalah buah dari kekompakan dan semangat kebersamaan rekan-rekan,” ujar Bapak Sumardiana.
Bapak Ahmad Zarkowi, S.Pd. tampak haru menyaksikan gotong royong tersebut. Baginya, bantuan ini bukan sekadar renovasi fisik rumah, melainkan bentuk kepedulian atas pengabdiannya sebagai pendidik keagamaan.
“Kehadiran Bapak-Bapak dari Kemenag yang membantu langsung adalah suntikan semangat besar bagi saya untuk terus mengajar,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Program ASTAPROTAS, inisiatif unggulan Kemenag Karanganyar agar kehadiran negara benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebagai penutup, H. Ruslan, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan wajah Kemenag yang humanis dan inklusif.
“Kami ingin selalu hadir di tengah masyarakat saat mereka membutuhkan,” pungkasnya.



Posting Komentar untuk "Wujud Nyata Kepedulian, Kemenag Karanganyar Gotong Royong Bedah Rumah Guru Madrasah melalui Program ASTAPROTAS"