5 Tembang Mocopat Mijil Seserta artinya yang harus kamu Ketahui Filosofinya

Tembang Mijil Merupakan salah satu tembang mocopat  dari sebelas jenis tembang mocopat yang sudah kita kenali. Mijil dalam tembang mocopat ini mempunyai arti biji atau benih. seperti halnya sebuah biji yang baru kita tanam dan membutuhkan banyak perawatan dan perlindungan.

Foto by Intanpari.com

Filosofi dari tembang mijil adalah menceritakan awal mula kehidupoan seseorang bayi yang baru lahir masih lemah masih suci dan membutuhkan perlindungan dan akan membutuhkan ajaran yang baik di kehidupan dunia dari mulai awal dilahirkan.Tembang mocopat mijil mempunyai watak menyajikan nasehat nasehat keterbuakaan, cerita-cerita dan kisah asmara.

Tembang mijil mempunyai 6 guru gatra artinya di setiap tembang mijil ada 6 larik kalimat, mempunyai guru wilangan 10, 6, 10, 10, 6, 6 artinya di larik pertama lagu mempunyai 10 suku kata ( Suku kata artinya pengucapan terkecil yang membentuk sebuah kata lebih jelas bisa kamu cari di google pencarian ) Larik kedua mempunyai 6 suku kata, larik ketiga mempunyai 10 suku kata, larik keempat 10 suku kata dan larik kelima dan keenam masing masing mempunyai 6 suku kata.

Sejarah tembang mijil pada jaman dulu digunakan untuk dahwan islam menurut beberapa refrensi tembang mijil adalah karya dari sunan Kudus ( Ja’far Shodiq ) tembang ini juga diceritakan pernah dipakai  Sunan Gunung Jati berdakwah menyebarkan islam pada jamanya.

Berukut bebrapa contoh tembang mijil dan artinya

-------------------------

Dedalane guno lawan sekti
jalan agar seseorang bisa menjadi bermanfaat dan

kudu andhap asor
Harus Rendah Diri

Wani ngalah dhuwur wekasane
berani mengalah pada akhirnya mendapat kemenangan

Tumungkula yen dipun dukani
jangan membantah jika sedang dimarahi

Bapang den simpangi
hindari hal yang bersifat hura-hura

ono catur mungkur
Hindari perggunjingan yang tidak baik atau gosip yang buruk


-------------------
Poma kaki podo dipun eling
tingkah laku harus diperhatikan

Ing pitutur ingong
di perkataan dan perbuatan

Sira uga satriya arane
bertindak yang adil

Kudu anteng jatmiko ing budi
harus anteng di tingkah laku

Ruruh sarta wasis
berpengetahuan tinggi

Samubarangipun
segala galanya


---------------
na wong narima wus titahing,
Ada orang yang sudah menerima ketentuan dari

Hyang pan dadi awon,
Tuhan namun menjadi tidak baik

lan ana wong tan nrima titahe,
dan ada juga orang yang tidak bisa menerima ketentuan-Nya

ing wekasan iku dadi becik,
pada akhirnrya ada yang menjadi baik

kawruhana ugi,
pahami juga hal itu

aja salang surup.
jangan salah mengartikan.


---------------------------------
Lan densami mantep maring becik,
Dan selalu mantap dalam kebaikan

lan ta wekas ingong,
dan juga pesanku

aja kurang iya panrimane,
jangan sampai kurang syukurnya

yen wus tinitah maring Hyang Widhi,
jika sudah menjadi kehendak Tuhan

ing badan puniki,
kepada diri ini)

wus papancenipun.
sudah menjadi ketetapanNya


------------------
Wulang estri kang wus palakrami
Nasihat untuk wanita yang sudah berumah tangga

Lamun pinitados
Hendaknya dapat dipercaya

Amengkoni mring balewismane
Melindungi rumah tangganya

Among putra marusentanabdi
Mengasuh anak, maru keluarga dan abdi

Den angati-ati
Selalu berhati-hati

Ing sadurungipun
Sebelum melakukan sesuatu.






0 Response to "5 Tembang Mocopat Mijil Seserta artinya yang harus kamu Ketahui Filosofinya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel